Zamzam Muhammad
Review buku:
Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jantera Bianglala
Ronggeng Dukuh Paruk, Lintang Kemukus Dinihari dan Jantera Bianglala
Penulis: Ahmad Tohari
Penerbit: Gramedia, Jakarta
Jika kau rindu orang, pergilah ke kota. Jika kau mau menemui
manusia, kembalilah ke desa. Tidak ada sisi kehidupan yang komplit, selengkap
di desa. Di sana ada interaksi manusia dengan manusia, baik yang masih hidup, atau
yang sudah mati dan jadi leluhur. Ada interaksi manusia dengan pohon,
burung-burung, telaga, ayam, dan tahi sapi. Semilir angin menjadikan desa tidak
pernah sepi. Karena akan selalu ada kemresek dedaunan.
Desa adalah tempat tinggal manusia, bukan orang. Maka di
sana ada kemanusiaan. Di sana ada laku memaafkan bagi kesalahan yang sebenarnya
tak termaafkan. Pertolongan pada sesuatu yang sebenarnya sudah tak tertolong. Hanya
di desa, derita tidak muncul dalam bahasa.




